Rabu, 10 Oktober 2012
Tahu Diri - Maudy Ayunda
hai, selamat bertemu lagi
aku sudah lama menghindarimu
sialkulah kau ada disini
sungguh tak mudah bagiku
rasanya tak ingin bernafas lagi
tegak berdiri, didepanmu kini
sakitnya menusuki jantung ini
melawan cinta yang ada dihati
reff :
dan upaya ku tau diri
tak selamanya berhasil
pabila kau muncul terus begini
tanpa pernah kita bisa bersama
pergilah menghilang sajalah, lagi
bye, selamat berpisah lagi
meski masih ingin memandangimu
lebih baik kau tiada di sini
sungguh tak mudah bagiku
menghentikan sgala khayalan gila
jika kau ada dan ku cuma bisa
meradam, menjadi yang di sisimu
membenci nasibku yang tak berubah
dan upaya ku tau diri
tak selamanya berhasil
pabila kau muncul terus begini
tanpa pernah kita bisa bersama
pergilah menghilang sajalah, lagi
berkali-kali kau berkata
kau cinta tapi tak bisa
berkali-kali ku tlah berjanji
menyerah
dan upaya ku tau diri
tak slamanya berhasil
dan upaya ku tau diri
tak selamanya berhasil
pabila kau muncul terus begini
tanpa pernah kita bisa bersama
pergilah menghilang sajalah
pergilah menghilang sajalah
pergilah menghilang sajalah, lagi
Cinta yang Tak Mungkin - Elyzia Mulachela
Ku pejamkan mata ini
Ku tertidur tanpa lelap
Tapi ku bermimpi kau jadi milikku
Suaramu tetap bernyanyi
Walau sadar ku kian tak ada
Namun ku bahagia lagumu milikku
Ku tertidur tanpa lelap
Tapi ku bermimpi kau jadi milikku
Suaramu tetap bernyanyi
Walau sadar ku kian tak ada
Namun ku bahagia lagumu milikku
Indah senyumanmu takkan bisa pudar
Makin indah di hatiku
Walau ku sadari cinta yang tak mungkin jadi
Makin indah di hatiku
Walau ku sadari cinta yang tak mungkin jadi
Apapun yang kau ciptakan
Ku akan berjuang dapatkan
Jika kau bahagia aku semakin bahagia
Ku akan berjuang dapatkan
Jika kau bahagia aku semakin bahagia
Indahnya wajahmu takkan pernah sirna
Makin terang di hatiku
Walau ku sadari cinta yang tak mungkin jadi
Makin terang di hatiku
Walau ku sadari cinta yang tak mungkin jadi
Indah senyumanmu takkan bisa pudar
Makin indah di hatiku
Walau ku sadari itu cinta yang tak mungkin jadi
Makin indah di hatiku
Walau ku sadari itu cinta yang tak mungkin jadi
Takkan ku berpaling pergi (berpaling pergi)
Makin ku mencintai ku lepas kau kekasih
Biar terbang tinggi cinta yang tak mungkin
Terbang tinggi
Rabu, 03 Oktober 2012
Cinta Keluarga
Orangtua adalah orang yang menyayangi kita tulus apa adanya
kita, tanpa pamrih dan rela mengorbankan segalanya demi kita.
> Seberapa sering kamu tersenyum kepada pacar mu? Tapi, apakah sesering itu juga kita
tersenyum tulus kepada orangtua kita?
> Seberapa banyak hal kecil yang kamu lakukan
untuk pacar mu agar dia bahagia? Tapi, bagaimana dengan orangtua mu,, apakah
kamu melakukan banyak hal kecil untuk mereka juga?
> Seberapa sering kamu memegang tangan pacarmu ?
seberapa sering juga kamu memegang tangan kedua orangtuamu ketika kamu berada
di dekatnya?
> Seberapa sering pacarmu menasehatimu dan kamu
mengikuti nasehatnya? Tapi sesering apapun orangtuamu menasehatimu, seberapa
banyak nasehatnya yang kamu ikuti?
> Seberapa sering kamu mengunjungi pacarmu dan
kamu tersenyum selama diperjalanan? Apakah senyum itu juga terkembang ketika
kamu akan pulang ke rumah untuk menemui orangtua mu yang sudah sangat
merindukan kehadiranmu?
> Seberapa sering kamu mengucapkan kata sayang bahkan
cinta ke pacarmu? Untuk mengungkapkan sayang dan cinta ke orangtua mu apakah
sudah kamu lakukan??
Sadar kah kamu, bahwa orangtua mu yang selalu ada untuk
kamu, hanya kamu yang selalu menghindar dari orangtua mu. Merasa mereka tak
mengerti kamu atau apalah, tapi sebenarnya justru karena mereka mengerti kamu
maka nasehat nasehat mereka keluarkan hanya untuk mu.
Sadarkah kamu, semakin sering kamu tak mengikuti nasehat
orangtua mu maka sebenarnya akan semakin sering juga kamu membohongi mereka. Contohnya
orangtua mu berpesan untuk ‘jangan pacaran dulu kalo kamu masih sekolah’ tapi
kamu punya pacar dan ketika orangtua mu menelpon saat kamu sedang pacaran
seketika itu juga kamu akan menjawab “aku lagi maen sama temen ku nih”..
Sadarkah kamu berapa banyak pekerjaan yang dilakukan oleh
orangtuamu hanya untuk dapat menghidupimu? Dari pagi sampai sore di kantor,
bahkan seringkali malam hari pun masih digunakan untuk bekerja hanya demi kamu,
tapi kamu hanya untuk meringankan pekerjaan orangtua mu dengan memberikan
senyuman terindahmu kepada mereka pun jarang kamu lakukan.
Sadarkah kamu setiap kamu pulang adalah waktu yang ditunggu
oleh orangtua mu, namun sering kali kamu memilih untuk tak pulang hanya karena
ingin memiliki waktu lebih banyak dengan pacarmu, dengan berpamitan ada hal
penting di tim yang harus kamu kerjakan. Orangtuamu ingin dapat melakukan
banyak hal hanya karena ingin lebih dekat denganmu yang ketika kamu semakin
dewasa maka semakin jauhlah kamu dari mereka.
Sadarkah kamu, orangtua mu sering meneteskan air matanya
untuk kamu ketika mereka mendoakanmu setiap harinya. Kamu, apakah kamu menangis
saat membaca pesan yang orangtuamu kirimkan ketika kamu sedang beraktivitas? Apakah
kamu mampu menangis ketika orangtua kita jatuh sakit karena pekerjaan yang
mereka lakukan? Sedangkan kamu akan memilih menunggui pacarmu ketika ia sakit,
berada disampingnya hanya untuk mendapatkan pengakuannya.
Oh Tuhan, apakah aku yang kurang baik? Aku yang terlalu malu
karena aku sudah beranjak dewasa dan tak ingin dekat dengan orangtua ku? Ataukah
aku yang sebenarnya kurang berbakti kepada mereka Ya Allah?
Tuhan, maafkan aku yang selama ini terlena dengan indahnya kebersamaan
dengan oranglain sampai kebersamaan dengan orangtua ku tak terasa special
bagiku. Maafkan aku yang sempat tak menuruti nasehat nasehat orangtua karena
ego masa muda ku yang terlalu berkuasa. Maafkan aku yang sempat berbohong
karena tak mengikuti apa yang diinginkan orangtua ku.
Jagalah mereka dalam setiap hari nya Ya Allah, semoga mereka
akan bahagia melihat aku kelak memberikan senyuman yang tulus kepada mereka
setiap harinya.
Sabtu, 29 September 2012
Sunday = Mie Day
Thanks God, it's Sunday..
Sunday is Mie Day for me :)
Mungkin terkesan aneh, namun memang seperti itu adanya..
Sedari dulu, bisa dibilang saya ini adalah penggemar mie aka noodle. Mungkin hampir seminggu 3 kali atau lebih saya mengkonsumsi mie. Mengapa seperti itu? karena saat itu saya memang termasuk anak yang susah makan dan di rumah saya memang jarang masak karena ya jarang yang makan di rumah *ngenes :D jadilah saya memilih mie sebagai bahan makanan yang bisa ngisi perut saya.
Sampai akhirnya saya harus sekolah di sebuah sekolah asrama di Jawa Barat dan disana ternyata tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi mie. Sempet bingung gimana mau makan kalo nasi aja ga suka, tapi ga boleh makan mie. Menjalani kehidupan disekolah yang bebas memiliki aturan No MSG No Pengawet No Instant sebenarnya adalah hal yang menyenangkan karena badan ikut dididik jadi badan yang sehat, tapi yang namanya anak SMP kan tetep aja rasanya gimana gitu waktu dulu *hehehe.. Jadi selama 1 semester di sekolah saya benar benar hidup No MSG No Pengawet No Instant barulah waktu libur pulang ke rumah arena balas dendam pun dilancarkan. Makan mie, soft drinks, fast food dll masuk semua .. Disitu terasa bahakan terlihat perbedaan di badan sendiri, yang biasanya hidup sehat jadi instant gitu, badan malah jadi ga karuan rasanya.
Setelah menyelesaikan study di asrama selama 4 tahun lebih, kembalilah saya ke rumah dan kembalilah saya dengan rutinitas yang serba instant itu. Hingga akhirnya kembali saya harus keluar kota untuk melanjutkan kulihh dan saya 'dititipkan' orang tua di rumah kerabat saya. "Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung" aturan yang ada di rumah harus saya ikuti, aturan disini adaalah 'No mie selain hari Minggu' sempet aneh sama peraturan itu tapi ya harus saya ikuti dan akhirnya sekarang menjadi kebiasaan saya.
Okeeeh, udaah aah curhat nya, mari kita skip ke hal yang bermanfaat :) >>>
Sekolah semakin tinggi jadi semakin banyak ilmu yang di dapat *insya allah.. Setelah baca baca ternyata menurut arteikel dari Prof. DR. Made Astawan (ahli Teknologi Pangan dan Gizi) mie belum bisa disebut sebagai makanan penuh (wholesome food) karena kandungan gizi yang belum mencukupi untuk gizi seimbang bagi tubuh. Mie yang terbuat dari tepung terigu memang tinggi karbohidrat namun sedikit protein, vitamin, dan mineral. Satu takaran saji mie instant 80gr menyumbang 400kkal energi, namun yang kurang disadari adalah kandungan minyak dalam mie instant yang dapat mencapai 30% bobot kering. Jadi ini perlu diwaspadai bagi penderita obesitas. Kelemahan dari mie yang lain adalah kandungan natriumnya yang tinggi, natrium yang didapat dari NaCl dan bahan pengembang. Bahan pengembang yang mencapai 1,05% dari bobot total ini kurang menguntungkan bagi penderita maag yang asam lambungnya akan semakin dirpduksi karena sifat natrium yang mensterilkan lambung dan juga penderita penyakit hipertensi yang dapat meningkat tekanan darahnya karena jumlah Na-K tinggi dalam darah. Hal lain adalah, mie instant tidak dapat dikonsumsi oleh penderita autisme disebabkan kandungan gluten (substansi yg tidak seharusnya di konsumsi penderita autisme).
Terlihat begitu banyak efeknya, namun mie masih tetap boleh dikonsumsi kok hanya jangan berlebihan saja. Mie yang di Indonesia memang berbeda dengan mie yang mungkin diproduksi oleh Jepang, Korea, Taiwan yang memang notabene setiap hari yang dimakan adalah mie, yang membedakan adalah jumlah pengawet didalam mie instant tersebut.
Jadi inilah tata cara memasak mie
instant secara benar tanpa menyakiti tubuh ataupun merusak kesehatan,
yang mungkin sudah kamu ketahui ataupun tidak.
- Didihkan air di dalam panci kemudian masukkan mi kedalamnya
- Apabila mi sudah matang, angkat dan tiriskan mi dengan menggunakan saringan kemudian buang sisa air rebusan, yang dimana air tersebut mengandung lapisan lilin.
- Didihkan air kembali di dalam panci sampai mendidih, masukkan mie ke dalamnya kemudian matikan api.
- Pada langkah inilah ketika api dimatikan tetapi air masih panas barulah masukkan semua bumbu-bumbu untuk membuat mie instant dengan sup.
- Apabila kamu akan membuat mi goreng, angkat mie dari air yang sudah mendidih, tiriskan mi kemudian campurkan dengan bumbu-bumbu, siap disajikan sebagai mi goreng kering,
Rasanya kita jadi menunggu nunggu hari minggu dan pas hari minggu datang, kita bakal jadi orang yang seneeeeng bgt karena bisa menikmati mie, dan cobalah pasti rasanya mie itu lebih enak dari biasanya karena memang kita menanti waktu untuk dapat menikmati mie itu :D
Keep Healhty d(^^)b
Minggu, 23 September 2012
Facebook newsfeed post by: Mario Teguh
------------------------
Mario Teguh wrote:
Wanita bersahaja yang jujur, ceria, pendengar yang baik, dan teman ngobrol yang fun, biasanya tidak akan lama sendiri.
Jodoh itu bukan masalah persaingan kecantikan dan hebohnya dandanan, tapi masalah kesesuaian jiwa.
Dan jiwa yang baik, merindukan belahannya yang jujur, yang mendamaikan dan menggembirakan, yang
Mario Teguh wrote:
Wanita bersahaja yang jujur, ceria, pendengar yang baik, dan teman ngobrol yang fun, biasanya tidak akan lama sendiri.
Jodoh itu bukan masalah persaingan kecantikan dan hebohnya dandanan, tapi masalah kesesuaian jiwa.
Dan jiwa yang baik, merindukan belahannya yang jujur, yang mendamaikan dan menggembirakan, yang
jika harus kecewa atau marah – tidak lama dan semakin melengketkan cinta.
Cinta itu soal jiwa, bukan soal penampilan luar yang sementara.
Mario Teguh – Loving you all as always
---------------
Semoga pria yang masih sendiri segera ditemukan dan disandingkan dengan wanita baik yang akan membahagiakannya sepanjang hidupnya, dan yang akan dimuliakannya sebagai ibu dari anak-anaknya yang sehat, yang cerdas, lucu dan berpekerti baik.
Aamiin
Cinta itu soal jiwa, bukan soal penampilan luar yang sementara.
Mario Teguh – Loving you all as always
---------------
Semoga pria yang masih sendiri segera ditemukan dan disandingkan dengan wanita baik yang akan membahagiakannya sepanjang hidupnya, dan yang akan dimuliakannya sebagai ibu dari anak-anaknya yang sehat, yang cerdas, lucu dan berpekerti baik.
Aamiin
Langganan:
Postingan (Atom)
Rabu, 10 Oktober 2012
Tahu Diri - Maudy Ayunda
hai, selamat bertemu lagi
aku sudah lama menghindarimu
sialkulah kau ada disini
sungguh tak mudah bagiku
rasanya tak ingin bernafas lagi
tegak berdiri, didepanmu kini
sakitnya menusuki jantung ini
melawan cinta yang ada dihati
reff :
dan upaya ku tau diri
tak selamanya berhasil
pabila kau muncul terus begini
tanpa pernah kita bisa bersama
pergilah menghilang sajalah, lagi
bye, selamat berpisah lagi
meski masih ingin memandangimu
lebih baik kau tiada di sini
sungguh tak mudah bagiku
menghentikan sgala khayalan gila
jika kau ada dan ku cuma bisa
meradam, menjadi yang di sisimu
membenci nasibku yang tak berubah
dan upaya ku tau diri
tak selamanya berhasil
pabila kau muncul terus begini
tanpa pernah kita bisa bersama
pergilah menghilang sajalah, lagi
berkali-kali kau berkata
kau cinta tapi tak bisa
berkali-kali ku tlah berjanji
menyerah
dan upaya ku tau diri
tak slamanya berhasil
dan upaya ku tau diri
tak selamanya berhasil
pabila kau muncul terus begini
tanpa pernah kita bisa bersama
pergilah menghilang sajalah
pergilah menghilang sajalah
pergilah menghilang sajalah, lagi
Cinta yang Tak Mungkin - Elyzia Mulachela
Ku pejamkan mata ini
Ku tertidur tanpa lelap
Tapi ku bermimpi kau jadi milikku
Suaramu tetap bernyanyi
Walau sadar ku kian tak ada
Namun ku bahagia lagumu milikku
Ku tertidur tanpa lelap
Tapi ku bermimpi kau jadi milikku
Suaramu tetap bernyanyi
Walau sadar ku kian tak ada
Namun ku bahagia lagumu milikku
Indah senyumanmu takkan bisa pudar
Makin indah di hatiku
Walau ku sadari cinta yang tak mungkin jadi
Makin indah di hatiku
Walau ku sadari cinta yang tak mungkin jadi
Apapun yang kau ciptakan
Ku akan berjuang dapatkan
Jika kau bahagia aku semakin bahagia
Ku akan berjuang dapatkan
Jika kau bahagia aku semakin bahagia
Indahnya wajahmu takkan pernah sirna
Makin terang di hatiku
Walau ku sadari cinta yang tak mungkin jadi
Makin terang di hatiku
Walau ku sadari cinta yang tak mungkin jadi
Indah senyumanmu takkan bisa pudar
Makin indah di hatiku
Walau ku sadari itu cinta yang tak mungkin jadi
Makin indah di hatiku
Walau ku sadari itu cinta yang tak mungkin jadi
Takkan ku berpaling pergi (berpaling pergi)
Makin ku mencintai ku lepas kau kekasih
Biar terbang tinggi cinta yang tak mungkin
Terbang tinggi
Rabu, 03 Oktober 2012
Cinta Keluarga
Orangtua adalah orang yang menyayangi kita tulus apa adanya
kita, tanpa pamrih dan rela mengorbankan segalanya demi kita.
> Seberapa sering kamu tersenyum kepada pacar mu? Tapi, apakah sesering itu juga kita
tersenyum tulus kepada orangtua kita?
> Seberapa banyak hal kecil yang kamu lakukan
untuk pacar mu agar dia bahagia? Tapi, bagaimana dengan orangtua mu,, apakah
kamu melakukan banyak hal kecil untuk mereka juga?
> Seberapa sering kamu memegang tangan pacarmu ?
seberapa sering juga kamu memegang tangan kedua orangtuamu ketika kamu berada
di dekatnya?
> Seberapa sering pacarmu menasehatimu dan kamu
mengikuti nasehatnya? Tapi sesering apapun orangtuamu menasehatimu, seberapa
banyak nasehatnya yang kamu ikuti?
> Seberapa sering kamu mengunjungi pacarmu dan
kamu tersenyum selama diperjalanan? Apakah senyum itu juga terkembang ketika
kamu akan pulang ke rumah untuk menemui orangtua mu yang sudah sangat
merindukan kehadiranmu?
> Seberapa sering kamu mengucapkan kata sayang bahkan
cinta ke pacarmu? Untuk mengungkapkan sayang dan cinta ke orangtua mu apakah
sudah kamu lakukan??
Sadar kah kamu, bahwa orangtua mu yang selalu ada untuk
kamu, hanya kamu yang selalu menghindar dari orangtua mu. Merasa mereka tak
mengerti kamu atau apalah, tapi sebenarnya justru karena mereka mengerti kamu
maka nasehat nasehat mereka keluarkan hanya untuk mu.
Sadarkah kamu, semakin sering kamu tak mengikuti nasehat
orangtua mu maka sebenarnya akan semakin sering juga kamu membohongi mereka. Contohnya
orangtua mu berpesan untuk ‘jangan pacaran dulu kalo kamu masih sekolah’ tapi
kamu punya pacar dan ketika orangtua mu menelpon saat kamu sedang pacaran
seketika itu juga kamu akan menjawab “aku lagi maen sama temen ku nih”..
Sadarkah kamu berapa banyak pekerjaan yang dilakukan oleh
orangtuamu hanya untuk dapat menghidupimu? Dari pagi sampai sore di kantor,
bahkan seringkali malam hari pun masih digunakan untuk bekerja hanya demi kamu,
tapi kamu hanya untuk meringankan pekerjaan orangtua mu dengan memberikan
senyuman terindahmu kepada mereka pun jarang kamu lakukan.
Sadarkah kamu setiap kamu pulang adalah waktu yang ditunggu
oleh orangtua mu, namun sering kali kamu memilih untuk tak pulang hanya karena
ingin memiliki waktu lebih banyak dengan pacarmu, dengan berpamitan ada hal
penting di tim yang harus kamu kerjakan. Orangtuamu ingin dapat melakukan
banyak hal hanya karena ingin lebih dekat denganmu yang ketika kamu semakin
dewasa maka semakin jauhlah kamu dari mereka.
Sadarkah kamu, orangtua mu sering meneteskan air matanya
untuk kamu ketika mereka mendoakanmu setiap harinya. Kamu, apakah kamu menangis
saat membaca pesan yang orangtuamu kirimkan ketika kamu sedang beraktivitas? Apakah
kamu mampu menangis ketika orangtua kita jatuh sakit karena pekerjaan yang
mereka lakukan? Sedangkan kamu akan memilih menunggui pacarmu ketika ia sakit,
berada disampingnya hanya untuk mendapatkan pengakuannya.
Oh Tuhan, apakah aku yang kurang baik? Aku yang terlalu malu
karena aku sudah beranjak dewasa dan tak ingin dekat dengan orangtua ku? Ataukah
aku yang sebenarnya kurang berbakti kepada mereka Ya Allah?
Tuhan, maafkan aku yang selama ini terlena dengan indahnya kebersamaan
dengan oranglain sampai kebersamaan dengan orangtua ku tak terasa special
bagiku. Maafkan aku yang sempat tak menuruti nasehat nasehat orangtua karena
ego masa muda ku yang terlalu berkuasa. Maafkan aku yang sempat berbohong
karena tak mengikuti apa yang diinginkan orangtua ku.
Jagalah mereka dalam setiap hari nya Ya Allah, semoga mereka
akan bahagia melihat aku kelak memberikan senyuman yang tulus kepada mereka
setiap harinya.
Sabtu, 29 September 2012
Sunday = Mie Day
Thanks God, it's Sunday..
Sunday is Mie Day for me :)
Mungkin terkesan aneh, namun memang seperti itu adanya..
Sedari dulu, bisa dibilang saya ini adalah penggemar mie aka noodle. Mungkin hampir seminggu 3 kali atau lebih saya mengkonsumsi mie. Mengapa seperti itu? karena saat itu saya memang termasuk anak yang susah makan dan di rumah saya memang jarang masak karena ya jarang yang makan di rumah *ngenes :D jadilah saya memilih mie sebagai bahan makanan yang bisa ngisi perut saya.
Sampai akhirnya saya harus sekolah di sebuah sekolah asrama di Jawa Barat dan disana ternyata tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi mie. Sempet bingung gimana mau makan kalo nasi aja ga suka, tapi ga boleh makan mie. Menjalani kehidupan disekolah yang bebas memiliki aturan No MSG No Pengawet No Instant sebenarnya adalah hal yang menyenangkan karena badan ikut dididik jadi badan yang sehat, tapi yang namanya anak SMP kan tetep aja rasanya gimana gitu waktu dulu *hehehe.. Jadi selama 1 semester di sekolah saya benar benar hidup No MSG No Pengawet No Instant barulah waktu libur pulang ke rumah arena balas dendam pun dilancarkan. Makan mie, soft drinks, fast food dll masuk semua .. Disitu terasa bahakan terlihat perbedaan di badan sendiri, yang biasanya hidup sehat jadi instant gitu, badan malah jadi ga karuan rasanya.
Setelah menyelesaikan study di asrama selama 4 tahun lebih, kembalilah saya ke rumah dan kembalilah saya dengan rutinitas yang serba instant itu. Hingga akhirnya kembali saya harus keluar kota untuk melanjutkan kulihh dan saya 'dititipkan' orang tua di rumah kerabat saya. "Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung" aturan yang ada di rumah harus saya ikuti, aturan disini adaalah 'No mie selain hari Minggu' sempet aneh sama peraturan itu tapi ya harus saya ikuti dan akhirnya sekarang menjadi kebiasaan saya.
Okeeeh, udaah aah curhat nya, mari kita skip ke hal yang bermanfaat :) >>>
Sekolah semakin tinggi jadi semakin banyak ilmu yang di dapat *insya allah.. Setelah baca baca ternyata menurut arteikel dari Prof. DR. Made Astawan (ahli Teknologi Pangan dan Gizi) mie belum bisa disebut sebagai makanan penuh (wholesome food) karena kandungan gizi yang belum mencukupi untuk gizi seimbang bagi tubuh. Mie yang terbuat dari tepung terigu memang tinggi karbohidrat namun sedikit protein, vitamin, dan mineral. Satu takaran saji mie instant 80gr menyumbang 400kkal energi, namun yang kurang disadari adalah kandungan minyak dalam mie instant yang dapat mencapai 30% bobot kering. Jadi ini perlu diwaspadai bagi penderita obesitas. Kelemahan dari mie yang lain adalah kandungan natriumnya yang tinggi, natrium yang didapat dari NaCl dan bahan pengembang. Bahan pengembang yang mencapai 1,05% dari bobot total ini kurang menguntungkan bagi penderita maag yang asam lambungnya akan semakin dirpduksi karena sifat natrium yang mensterilkan lambung dan juga penderita penyakit hipertensi yang dapat meningkat tekanan darahnya karena jumlah Na-K tinggi dalam darah. Hal lain adalah, mie instant tidak dapat dikonsumsi oleh penderita autisme disebabkan kandungan gluten (substansi yg tidak seharusnya di konsumsi penderita autisme).
Terlihat begitu banyak efeknya, namun mie masih tetap boleh dikonsumsi kok hanya jangan berlebihan saja. Mie yang di Indonesia memang berbeda dengan mie yang mungkin diproduksi oleh Jepang, Korea, Taiwan yang memang notabene setiap hari yang dimakan adalah mie, yang membedakan adalah jumlah pengawet didalam mie instant tersebut.
Jadi inilah tata cara memasak mie
instant secara benar tanpa menyakiti tubuh ataupun merusak kesehatan,
yang mungkin sudah kamu ketahui ataupun tidak.
- Didihkan air di dalam panci kemudian masukkan mi kedalamnya
- Apabila mi sudah matang, angkat dan tiriskan mi dengan menggunakan saringan kemudian buang sisa air rebusan, yang dimana air tersebut mengandung lapisan lilin.
- Didihkan air kembali di dalam panci sampai mendidih, masukkan mie ke dalamnya kemudian matikan api.
- Pada langkah inilah ketika api dimatikan tetapi air masih panas barulah masukkan semua bumbu-bumbu untuk membuat mie instant dengan sup.
- Apabila kamu akan membuat mi goreng, angkat mie dari air yang sudah mendidih, tiriskan mi kemudian campurkan dengan bumbu-bumbu, siap disajikan sebagai mi goreng kering,
Rasanya kita jadi menunggu nunggu hari minggu dan pas hari minggu datang, kita bakal jadi orang yang seneeeeng bgt karena bisa menikmati mie, dan cobalah pasti rasanya mie itu lebih enak dari biasanya karena memang kita menanti waktu untuk dapat menikmati mie itu :D
Keep Healhty d(^^)b
Minggu, 23 September 2012
Facebook newsfeed post by: Mario Teguh
------------------------
Mario Teguh wrote:
Wanita bersahaja yang jujur, ceria, pendengar yang baik, dan teman ngobrol yang fun, biasanya tidak akan lama sendiri.
Jodoh itu bukan masalah persaingan kecantikan dan hebohnya dandanan, tapi masalah kesesuaian jiwa.
Dan jiwa yang baik, merindukan belahannya yang jujur, yang mendamaikan dan menggembirakan, yang
Mario Teguh wrote:
Wanita bersahaja yang jujur, ceria, pendengar yang baik, dan teman ngobrol yang fun, biasanya tidak akan lama sendiri.
Jodoh itu bukan masalah persaingan kecantikan dan hebohnya dandanan, tapi masalah kesesuaian jiwa.
Dan jiwa yang baik, merindukan belahannya yang jujur, yang mendamaikan dan menggembirakan, yang
jika harus kecewa atau marah – tidak lama dan semakin melengketkan cinta.
Cinta itu soal jiwa, bukan soal penampilan luar yang sementara.
Mario Teguh – Loving you all as always
---------------
Semoga pria yang masih sendiri segera ditemukan dan disandingkan dengan wanita baik yang akan membahagiakannya sepanjang hidupnya, dan yang akan dimuliakannya sebagai ibu dari anak-anaknya yang sehat, yang cerdas, lucu dan berpekerti baik.
Aamiin
Cinta itu soal jiwa, bukan soal penampilan luar yang sementara.
Mario Teguh – Loving you all as always
---------------
Semoga pria yang masih sendiri segera ditemukan dan disandingkan dengan wanita baik yang akan membahagiakannya sepanjang hidupnya, dan yang akan dimuliakannya sebagai ibu dari anak-anaknya yang sehat, yang cerdas, lucu dan berpekerti baik.
Aamiin
Langganan:
Postingan (Atom)

